BONTANG – Tingginya jumlah penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Api-Api menjadi gambaran masih besarnya kebutuhan masyarakat Kota Bontang terhadap hunian dengan biaya terjangkau.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkim) Kota Bontang, Usman, mengatakan Rusunawa Api-Api menjadi salah satu pilihan utama masyarakat karena mampu menyediakan tempat tinggal dengan biaya sewa yang relatif ringan.
“Kalau melihat peminatnya, memang Api-Api cukup tinggi. Masyarakat melihat biaya sewanya masih sesuai dengan kemampuan mereka, terutama untuk yang membutuhkan hunian dengan harga terjangkau,” ujarnya, Junat (7/8/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut tidak terlepas dari fungsi Rusunawa yang memang diarahkan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan tempat tinggal yang layak.
Rusunawa Api-Api juga memiliki jumlah unit lebih banyak dibandingkan sejumlah rusunawa lain yang dikelola pemerintah. Hal itu turut membuat jumlah penghuninya relatif lebih tinggi.
Usman menyebut faktor akses turut memengaruhi pilihan masyarakat. Lokasi Rusunawa Api-Api dinilai cukup strategis karena memudahkan penghuni menjangkau berbagai fasilitas dan aktivitas sehari-hari.
Lebih lanjut, ia menambahkan, tarif sewa Rusunawa Api-Api berada di kisaran Rp300 ribuan per bulan. Besaran tersebut dinilai masih memberikan pilihan hunian bagi warga yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi.
“Pertimbangan masyarakat bukan hanya soal harga. Kemudahan akses juga menjadi bagian dari keputusan mereka ketika memilih tempat tinggal,” jelasnya.

