BONTANG – Pemecahan permasalahan banjir di Bontang memang belum juga rampung, padahal masalah tersebut masih menjadi salah satu masalah di Bontang yang diutamakan anggarannya.
Masih ada beberapa titik rawan banjir yang belum teratasi salah satunya Kelurahan Guntung yang menjadi salah satu daerah langganan tergenang banjir di Kota Bontang.
Wakil Ketua II DPRD Kota Bontang, Agus Haris pun meminta kepada pihak-pihak terkait untuk mempercepat relokasi rumah warga yang berada di lokasi rencana pembangunan turap.
Saat ini, pihak Kelurahan Guntung pun tengah berupaya berkoordinasi dengan pihak perusahaan-perusahaan untuk bisa merelokasi rumah warga yang berada di lokasi pembangunan Turap.
Jika sudah direlokasi, proses pembangunan turap di Kelurahan Guntung dapat langsung berjalan, perencanaannya juga sudah ada.
Sehingga Kelurahan Guntung boleh bersenang hati pasalnya pemerintah kota (Pemkot) telah menggelontorkan anggaran Rp 1,5 miliar untuk pembangunan turap.
Anggaran tersebut bersumber dari APBD Perubahan 2022, sehingga harus direalisasikan di tahun ini juga.
“Di Perubahan kita anggarkan Rp 1,5 miliar,” ujarnya kepada awak media, Selasa (09/08/2022) malam usai rapat paripurna ke-13 di Auditorium Tiga Dimensi.
Dia berharap dengan pembangunan turap sungai dengan panjang 100-200 meter dan tinggi 4 meter bisa menjadi solusi penanggulangan banjir di daerah tersebut.
“ Semoga pembangunan turap bisa jadi solusi atas banjir di Guntung, “harap Wakil Ketua II DPRD Bontang ini.
“Semoga saja bisa berkomunikasi cepat, agar relokasi rumah warga itu disegerakan,” tambahnya.
Sebelumnya dia mengaku sempat merasa kecewa kepada Kelurahan disaat pemerintah sudah menyiapkan anggaran, kelurahan justru belum membangun koordinasi dengan perusahaan akan relokasi rumah warga tersebut.
Alhasil dia harus memberikan waktu selama tiga pekan terlebih dahulu pada Kelurahan Guntung untuk melakukan koordinasi dengan perusahaan .
“Sebab jika rumah warga tidak dapat direlokasi maka pembangunan turap tersebut tidak akan bergerak, “pungkasnya.

