BONTANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) kota Bontang hadir di rapat kerja bersama Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang terkait keluhan dewan soal banyaknya jalan rusak di kawasan Bontang Lestari, Selasa, (09/08/2022) di Ruang Rapat DPRD Bontang.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Anwar Nurddin melaporkan, titik kerusakan di Jalan Soekarno Hatta ada 73 titik dan yang bisa pihaknya tangani hanya 58 titik saja,menggunakan desain lama dengan sistem rehab.
” Anggarannya menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp, 4 Miliar dan dalam Kontrak yang di setujui Rp. 3,6 Miliar ,dengan kontruksi yang ada di lokasi,” beber Anwar
Anwar juga melaporkan mengatakan untuk Bontang Lestari sendiri ada dua rancang review desain jalan yang sudah di anggarkan dan untuk kendala tehknis di lapangan sendiri nihil.
Sayang dewan tak begitu saja percaya, Wakil Ketua Komisi III DPRD Bontang Abdul Malik bahkan menanyakan anggaran serta kualitas perbaikan jalan pada Dinas PUPRK .
” Kami ingin mengetahui anggarannya berapa, hingga kenapa sampai saat ini masih banyak jalan rusak,” sesalnya.
Dikatakan selama ini Komisi III tempatnya bertugas, telah berupaya menegaskan kepada pihak perusahaan yang menggunakan Jalan Akses Bonles dengan membawa muatan yang disinyalir salah satu penyebab kerusakan di beberapa titik badan jalan .
Kedepan pihaknya sendiri yang akan kembangkan permasalahan tersebut, menurut dia tugas PUPRK kurang serius dalam pengawasan,
” Kami sering melihat bahkan menegur langsung Rehab jalan yang di lakukan di bontang lestari,menurut kami kurang efektif,” beber Abdul Malik.
Abdul Malik mengaku ingin memastikan review redesain itu nyata adanya, dan jika benar seharusnya jalan akan mulus kedepannya, sebab kalah tidak, Dinas PUPRK patut dipertanyaka
” Nanti akan kami jadwalkan presentase perencanaan redesain review itu seperti apa, ini tanggung jawab kita bersama, saya minta di jadwalkan kembali presentasenya dan pastikan review redesain itu nyata, ” tutupnya. (#)

