BONTANG—Hasil sidak Komisi III DPRD Kota Bontang di gedung uji kir yang terletak di Kelurahan Bontang Lestari, Bontang Selatan mendapatkan laporan progress 30 persen pengerjaan.
Ketua Komisi III pun merasa progress tersebut masih kurang dan dikhawatirkan tidak selesai tepat waktu. Yakni hingga bulan Desember mendatang.
Namun disamping hal tersebut, Amir Tosina mengaku mengapresiasi kerja keras kontraktor pelaksana dalam pengerjaan proyek senilai Rp 10 miliar tersebut.
Salah satu yang menurutnya patut diacungi jempol yakni pengerjaan yang dilakukan hingga malam hari. Hal tersebut guna, memangkas waktu pengerjaan yang tersisa sekitar dua bulan.
“Langkah itu kami apresiasi sebagai keseriusan untuk menyelesaikan proyek ini,” ujar Amir Tosina usai sidak, Selasa (18/10/2022) pagi.
Diapun menenkankan agar mempertahankan hal tersebut hingga seluruh pengerjaan selesai. Hal tersebut guna menghindari tidak selesainya proyek pembangunan gedung uji kir tersebut.
“Tolong dipertahankan, agar proyek ini selesai tepat waktu,” pungkasnya
Sementara itu, Kepala Dinas PUPRK Bontang pihak kontraktor melakukan hal tersebut karena ada keterlambatan waktu pada awal pekerjaan. Hal tersebut diatasi dengan bekerja hingga malam dengan membagi dua sift. Yakni siftr pertama pukul 08.00-16.00 dan sift kedua 16.00-22.00
“Selain itu kontraktor juga menambah tenaga kerja, semoga langka ini bisa menjadikan pembangunan uji kir ini berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu,” pungkasnya

