BONTANG—Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang Amir Tosina mempertanyakan perencanaan tiga perusahaan dalam melakukan pengerjaan jalan.
Hal itu menyusul dengan adanya kerusakan jalan yang terjadi di Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Bontang Jalan Rusak Di Masa Pemeliharaan, Dewan Pertanyakan Perencanaan Saat Pengerjaan
Lestari, tikungan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Amir Tosina mengaku akan memanggil ketiga perusahaan tersebut yang terdiri dari PT. Graha Power Kaltim (GPK), PT. Energi Unggul Persada (EUP), dan PT. Variya Jaya Beton.
Amir mengatakan pihaknya akan meminta pertanggungjawaban dari ketiga perusahaan tersebut terkait kerusakan jalan.
“Kami akan minta tanggung jawab dari mereka. Ini belum selesai masa pemeliharaan tapi kok bisa rusak,” ujar Amir Tosina, Selasa (18/10/2022) siang
Lebih lanjut, Amir juga akan turut menghadirkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) untuk memberi keterangan terkait pengawasan yang dilakukan.
“Selaiin tiga perusahaan itu, kami hadirkan semua lembaga yang membidangi hal ini,” tandasnya.

