Bontang – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Bontang terus berinovasi untuk memberikan pelayanan yang tidak hanya cepat, tetapi juga nyaman bagi masyarakat. Dengan menerapkan standar kompetensi layanan yang ketat, DPM-PTSP memastikan setiap warga yang mengurus perizinan mendapatkan pengalaman yang memuaskan, terutama saat berinteraksi langsung di meja layanan (front desk).
Komitmen untuk memberikan pengalaman pelayanan yang lebih baik ini dituangkan dalam standar kompetensi layanan yang dirancang khusus oleh DPM-PTSP Bontang.
Dalam standar tersebut, warga dijamin tidak perlu menunggu lama tanpa informasi. Jika terjadi keterlambatan lebih dari 10 menit tanpa penjelasan, petugas diwajibkan untuk meminta maaf dan memberikan kompensasi berupa minuman atau souvenir sebagai tanda permohonan maaf.
Kepala DPM-PTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, menegaskan pentingnya sikap ramah dan perhatian penuh dari petugas terhadap masyarakat yang datang. Pelayanan yang responsif dan menghargai warga menjadi prioritas utama di meja layanan DPM-PTSP.
“Kami berkomitmen tidak hanya pada kemudahan proses perizinan, tapi juga pada kenyamanan masyarakat saat dilayani,” ujar Aspiannur.
Ia juga menambahkan, peningkatan kualitas layanan, baik secara langsung maupun melalui platform digital, terus diupayakan. Menurutnya, menjaga kepuasan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan merupakan elemen penting untuk mendorong peningkatan investasi di Bontang. Hal ini sejalan dengan berbagai kemudahan dan regulasi yang disiapkan pemerintah untuk menarik lebih banyak investor.
“Komitmen kami jelas—baik dalam layanan tatap muka maupun digital, semuanya harus terlayani dengan optimal,” tegas Aspiannur.

