Bontang – Atlet muda pickleball Kota Bontang kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pelajar 2025 yang digelar di Universitas Negeri Jakarta, Sabtu (24/10/2025). Meski harus berlatih dengan segala keterbatasan fasilitas, para atlet berhasil membawa pulang enam medali, terdiri dari tiga emas, satu perak, dan dua perunggu.
Namun, capaian tersebut diraih dengan perjalanan panjang. Para atlet harus membagi waktu antara sekolah, belajar, dan latihan. Di sisi lain, mereka menghadapi kesulitan terbesar: ketiadaan lapangan permanen pickleball di Kota Bontang.
“Di Kota Bontang lapangan permanen pickleball itu belum ada. Jadi kami masih banyak numpang di lapangan tenis, futsal, atau sport center Loktuan,” kata Rizka Naila, Sekretaris Umum Ikatan Pickleball Federation (IPF) Bontang.
Meski kerap harus berpindah tempat latihan, para atlet tetap menunjukkan kualitas terbaik. IPF Bontang berharap pemerintah kota dapat menyediakan lapangan resmi tahun depan, apalagi Ketua IPF Kaltim adalah anggota DPRD Bontang, H. Rustam.
Pada Kejurnas Pelajar 2025, para atlet Bontang menyumbang medali melalui beberapa kategori. Berikut daftar peraih medali:
Peraih Medali Emas
-
Ganda Putri: Nur Azzaliyah / Thalita Rahmah Zafira
-
Ganda Putra: Muhammad Afian Akbar / Muh. Yazid Mufadhdhal (PPU)
-
Ganda Campuran: Andi Regihna Azzahrah Parengrengi / Muh. Yazid Mufadhdhal (PPU)
Medali Perak
-
Tunggal Putri: Nur Annisa Azzaliyah
Medali Perunggu
-
Ganda Campuran: Muhammad Afian Akbar / Aqila Syifaa Yusriya Maksun (Kukar)
-
Ganda Putri: Andi Regihna Azzahrah Parengrengi / Almaanda Nurzam Permatasari (Balikpapan)

Rizka menyebut keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh Head Coach IPF Kalimantan Timur serta Ketua IPF Kaltim, H. Rustam. “Kami hanya bisa memberikan motivasi. Pelatih yang mendampingi langsung adalah Coach Ardi. Jadi kami yang tidak ikut ke Jakarta memberi semangat dari sini,” ujarnya.
Kejurnas Pelajar 2025 diikuti tim dari berbagai provinsi, di antaranya Jakarta, Sumatera, Jawa Barat, dan Kalimantan Selatan. Total sekitar sepuluh tim ikut bersaing. Kalimantan Timur mengirim sembilan atlet, empat di antaranya berasal dari Bontang.
Setelah ajang ini, atlet Bontang mulai dipersiapkan untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan Pekan Olahraga Nasional (PON).
Rizka berharap pickleball semakin berkembang dan diminati generasi muda, khususnya pelajar. Ia juga berpesan agar para atlet tidak cepat puas.
“Harapannya pickleball tetap berjaya, semakin aktif, dan makin banyak anak sekolah yang bermain. Untuk atlet, jangan cepat puas. Tetap latihan,” kata Rizka menutup pembicaraan.

