No Result
View All Result
  • Login
kosakata.co
Advertisement
  • HOME
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • POLITIK
    • HUKUM & KRIMINAL
    • EKONOMI & BISNIS
  • OLAHRAGA
  • ADVERTORIAL
  • GAYA HIDUP
  • GRAFIS
  • VIDEO
  • RAGAM
No Result
View All Result
  • Login
kosakata.co
No Result
View All Result

Kebijakan Pusat Soal Guru ASN 2027 Dinilai Berat, Bontang Kekurangan Ratusan Guru

Ahmad Ahmad by Ahmad Ahmad
Mei 3, 2026
in ADVERTORIAL, BERITA, Bontang
0
Kebijakan Pusat Soal Guru ASN 2027 Dinilai Berat, Bontang Kekurangan Ratusan Guru
1.2k
SHARES
1.8k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Rencana pemerintah pusat yang mewajibkan seluruh guru sekolah negeri berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai 1 Januari 2027 dinilai menjadi tantangan serius bagi daerah, termasuk Kota Bontang yang saat ini masih mengalami kekurangan tenaga pendidik.

 

Ketentuan tersebut tertuang dalam Permendikdasmen Nomor 10 Tahun 2026 serta Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026, yang mengatur bahwa seluruh guru di sekolah negeri wajib berstatus ASN, baik PNS maupun PPPK.

 

Namun, kondisi di lapangan menunjukkan adanya kesenjangan antara kebijakan dan kebutuhan riil. Di Kota Bontang, sedikitnya 127 posisi guru masih kosong akibat tingginya angka pensiun dalam beberapa tahun terakhir.

 

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menilai kebijakan tersebut perlu mempertimbangkan kesiapan daerah agar tidak mengganggu proses pembelajaran di sekolah.

 

Ia menuturkan bahwa keterbatasan fiskal serta proses rekrutmen PPPK yang membutuhkan waktu tidak memungkinkan pemenuhan kebutuhan guru dilakukan secara cepat.

 

“Jika aturan ini diterapkan secara langsung tanpa masa penyesuaian, kami khawatir proses belajar mengajar di sekolah akan terdampak,” ujarnya.

 

Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah daerah baru dapat melakukan rekrutmen PPPK pada 2027, seiring penyesuaian anggaran daerah. Untuk sementara, Pemkot Bontang menyiapkan langkah darurat dengan merekrut tenaga pengajar pengganti melalui pembiayaan dana BOS Daerah (Bosda).

 

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi solusi sementara agar kegiatan belajar di sekolah tetap berjalan normal sambil menunggu kepastian pemenuhan formasi guru ASN dari pemerintah pusat.

 

“Untuk saat ini kami akan menyesuaikan dengan kondisi yang ada sambil menunggu arahan dan kepastian dari pemerintah pusat,” pungkasnya.

Previous Post

Wali Kota Bontang: Layanan Terapi Autisme di Autis Center Masih Berjalan, Guru Jadi Kendala

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Pos-pos Terbaru

  • Kebijakan Pusat Soal Guru ASN 2027 Dinilai Berat, Bontang Kekurangan Ratusan Guru
  • Wali Kota Bontang: Layanan Terapi Autisme di Autis Center Masih Berjalan, Guru Jadi Kendala
  • Terapi Autisme Dibatasi Usia, Neni Moerniaeni Siapkan Langkah ke BPJS
  • Kolaborasi Jadi Kunci, Wali Kota Neni Moerniaeni Tekankan Kesejahteraan Pekerja di May Day 2026
  • Reses Wakil Ketua DPRD Bontang Sitti Yara: Akses Terapi Anak Disabilitas Jadi Sorotan, Orang Tua Keluhkan Batasan BPJS

Komentar Terbaru

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Saber

    © 2021 kosakata.co

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • BERITA
      • NASIONAL
      • INTERNASIONAL
      • POLITIK
      • HUKUM & KRIMINAL
      • EKONOMI & BISNIS
    • OLAHRAGA
    • ADVERTORIAL
    • GAYA HIDUP
    • GRAFIS
    • VIDEO
    • RAGAM

    © 2021 kosakata.co

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist