BONTANG – Menjelang malam Grand Final Duta Anti Narkoba Kota Bontang tahun 2025, sebanyak 20 peserta putra dan putri yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, serta perwakilan masyarakat umum mengikuti rangkaian tes urine di Aula Dispopar Kota Bontang, Senin (17/11/2025). Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang.
Kepala Bidang Kepemudaan Dispopar Bontang, Idham, menjelaskan bahwa tes urine menjadi prosedur wajib sebelum malam penobatan. Pemeriksaan dilakukan mulai pukul 15.00 hingga 17.00 Wita dan melibatkan seluruh peserta serta panitia pelaksana.
“Semua kita tes urin. Tes dilakukan dari jam 3 sore sampai jam 5 untuk seluruh panitia dan peserta. Karena percuma jadi panitia atau duta anti narkoba tapi di tubuhnya masih ada narkobanya,” ujar Idham saat menyampaikan laporan kegiatan, Senin (17/11/2025).
Sementara itu, Kepala BNN Kota Bontang, Lulyana Ramdhan, memastikan seluruh peserta yang mengikuti pemeriksaan dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bontang atas dukungan penuh terhadap program pencegahan narkoba di kalangan generasi muda.
“Semua alat tes merupakan dukungan dari Wali Kota Bontang. Dua puluh orang ini hasilnya negatif. Terima kasih kepada Wali Kota yang telah mendukung,” katanya.
Grand Final Duta Anti Narkoba Bontang 2025 dijadwalkan digelar pada malam hari di lokasi yang sama. Para finalis akan tampil membawa misi edukasi anti narkoba dan komitmen sebagai agen perubahan di lingkungan masyarakat bontang.

