BONTANG — Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang, Dody, resmi membuka Workshop Kerajinan Hasil Laut yang digelar pada 17–18 di Hotel Andika. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta, yang didominasi oleh ibu-ibu pelaku ekonomi kreatif dan masyarakat umum.
Dalam kegiatan tersebut, Dispopar Bontang turut menghadirkan narasumber dari Balai Batik Yogyakarta. Workshop ini menyasar subsektor kriya dengan fokus pemanfaatan potensi hasil laut, khususnya limbah kerang.
“Daripada jadi limbah, bagaimana bisa jadi barang yang ada nilai ekonominya,” ujar Dody saat di temui, Rabu, (19/11/2025)
Selama pelatihan, peserta diajarkan membuat berbagai produk turunan dari kerang—mulai dari figura, hiasan pintu, hingga gantungan kunci. Tujuannya, agar masyarakat mampu mengolah bahan sederhana menjadi produk kreatif yang memiliki nilai jual.
“Intinya di pelatihan itu peserta dituntut kreatif,” tambahnya.
Dody berharap pelatihan ini mampu memperkuat kemampuan pelaku ekonomi kreatif di Bontang sekaligus membuka peluang usaha baru melalui pengolahan kerajinan berbasis potensi lokal.
“Rata-rata yang ikut kegiatan itu ibu-ibu, total 25 peserta,” jelasnya.
Dengan adanya workshop ini, Dispopar Bontang menargetkan terciptanya produk kriya khas kota Bontang yang mampu bersaing dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

