Kosakata.co—-Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor resmi menetapkan besaran upah minimum Kota Bontang tahun 2022. Dalam surat keputusan Gubernur nomor 561/ K.14/2022, UMilK Bontang ditetapkan sebesar Rp 3.226.486,78.
Jumlah tersebut mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 43.780,78 atau sekitar 1,35 persen.
Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Ketenagakerjaan Bontang, Abdu Safa Muha mengatakan, kenaikan UMP tersebut berdasarkan hasil musyawarah Dewan Pengupahan Kota (Depeko) Bontang.
Keputusan musyarah dari Depeko Bontang tersebut kemudian diusulkan ke Gunernur Kalimantan Timur, dan akhirnya mendapat persetujuan kenaikan upah sebesar Rp. 43.780
“Kenaikan ini berdasarkan hasil rekomendasi Depeko Bontang. Hasilnya disetujui Gubernur, dan berlaku per 1 Januari,” ujar Safa Muha saat dikonfirmasi via telepon, Rabu (02/02/2022) siang.
Diapun mengatakan segera melakukan sosialisasi tentang kenaikan UMK tersebut. Baik itu melalui sosial media ataupun tatap muka bersama perwakilan pekerja ataupu pengusaha yang ada di Bontang.
“Sebenarnya kami sudah sosialisasikan melalui sosial media. Tapi akan diupayakan untuk tatap muka, agar para pengusaha ataupun perusahaan bisa lebih paham soal kenaikan UMK tersebut,” ungkapnya
Sementara itu Ketua Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan, (FSKEP) Bontang, Yadi mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota akan kenaikan UMK tersebut.
Menurutnya, kenaikan UMK tersebut merupakan bentuk kepedulian Wali Kota Basri Rase beserta wakilnya Najirah kepada para pekerja di awal masa jabatan.
“Kami ucapkan terima kasih, kepada pemerintah. Kenaikan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada para pekerja,” ujarnya
Yadi menambahkan, kenaikan upah yang berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 tentang pengupahan menurutnya masih khrang signifikan, jika dibandingkan PP sebelumnya. Yakni PP 78 tahun 2015.
” Meskipun tidak sesuai yang di harapkan, tapi kami tetap bersyukur atas kenaikan ini. Harapannya depeko kedepan bisa lebih merumuskan UMK yang lebih mensejahterahkan para pekerja di Bontang,” pungkasnya

