No Result
View All Result
  • Login
kosakata.co
Advertisement
  • HOME
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • POLITIK
    • HUKUM & KRIMINAL
    • EKONOMI & BISNIS
  • OLAHRAGA
  • ADVERTORIAL
  • GAYA HIDUP
  • GRAFIS
  • VIDEO
  • RAGAM
No Result
View All Result
  • Login
kosakata.co
No Result
View All Result

Raih Omset Ratusan Juta Hingga Produk Dilirik Presiden Joko Widodo, Inilah Kisah Sukses Asma, Pemilik Ma’rifat Herbal Yang Jadi Mitra Binaan PT Pupuk Kalimantan Timur

Ahmad Ahmad by Ahmad Ahmad
Juni 29, 2022
in ADVERTORIAL, BERITA, EKONOMI & BISNIS
0
Raih Omset Ratusan Juta Hingga Produk Dilirik Presiden Joko Widodo, Inilah Kisah Sukses Asma, Pemilik Ma’rifat Herbal Yang Jadi  Mitra  Binaan PT Pupuk Kalimantan Timur

Asma, Pemilik Ma'rifat Herbal Binaan PT Pupuk Kalimantan Timur

28
SHARES
259
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kosakata.co—Berawal dari hobi menanam tanaman herbal di pekarangan rumah, Asma, warga Lok Tuan, Bontang Utara tersebut kini berhasil raup omset ratusan juta rupiah.

Asma menceritakan, awal berkembangnya usaha yang dinamai Ma’rifat herbal tersebut, berkat bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) PT Pupuk Kalimantan (PKT) Timur pada akhir tahun 2016.

Saat itu, hobi menanam tanaman herbal di halaman rumahnya yang berlokasi di Jalan RE Martadinata nomor  80  Gang Al Yakin, Kelurahan Lok Tuan, Bontang Utara yang kemudian diikutkan lomba tersebut dilirik oleh PT PKT tersebut untuk menjadi mitra binaan lantaran sering juara. Seperti juara lomba pemanfaatan halaman rumah dan lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tingkat Kota Bontang.

“Dulu sebenarnya cuman hobi, kemudian ikut lomba dan juara. Berkat itu PT PKT melirik dan akhirnya mendatangi kami untuk dijadikan mitra binaan,” ujar Asma, Rabu (29/06/22) malam.

Awal Mula Kepiawaian Meracik Tanaman Herbal

Asma menceritakan, ilmu untuk meracik berbagai tanaman menjadi obat herbal berasal dari nenek di kampung halamannya Pinrang, Sulawesi Selatan. Namun, dengan fasilitas dari PT PKT untuk mengikuti pelatihan, ilmu tersebut kemudian dimodifikasi menjadi berbagai olahan. Seperti, minyak herbal, minyak urut, teh herbal hingga lulur tradisional dari 200 jenis tanaman.

Produknya pun telah resmi mengantongi sertifikasi BPOM Badan Pengawas Obat dan Makanan. Serta menjadi yang pertama di Kota Bontang yang mengantongi Izin UKOT (Usaha Kecil Obat Tradisional).

“Awalnya ilmu dari nenek di kampung itu pun cuman minyak herbal. Tapi karena sering diikutkan pelatihan oleh PT PKT, ilmu itu saya inovasi hingga akhirnya menjadi berbagai macam produk,” ujar perempuan berusia 49 tahun tersebut

Jadi Mitra PKT, Bisnis Makrifat Herbal Tembus Pemasaran Hingga Ke Arab Saudi

Setelah lima tahun jadi mitra binaan PT PKT, bisnis Ma’rifat semakin berkembang pesan. Kini, bersama 26 karyawannya, konsumen Ma’rifat Herbal mencapai ribuan orang yang tersebar di 30 kota di Indonesia bahkan di Arab Saudi.

Keuntungannya pun tak tanggung-tanggung, Asma mengaku dari hasil penjualan produknya, dia berhasil mengumpulkan ratusan juta pada tahun 2021 lalu.

‘Alhamdulillah setelah jadi mitra binaan, peminat produk kami semakin laris. Bahkan melalui MoU dengan salah satu perusahaan travel, produk kami kini dipasarkan hingga Arab Saudi,” ucapnya

Produk Dipakai Wakil Presiden, Kini Dilirik Presiden

Prestasi Ma’rifat Herbal, tentu bisa disebut luar biasa untuk bisnis berskala Industri kecil menengah (IKM). Selain penghargaan tingkat Kota Bontang, Ma’rifat Herbal juga pernah mewakili Kalimantan Timur untuk menerima penghargaan dari Kementrian Ketenagakerjaan pada tahun 2021 lalu.

Bahkan Wakil Presiden Maaruf Amin yang menyerahkan penghargaan Kementrian Ketenagakerjaan tersebut meminta produk Ma’rifat untuk dipakai secara pribadi.

“Alhamdulillah kami sudah kantongi berbagai penghargaan lokal maupun nasional. Bahkan wakil presiden pun meminta produk kami untuk dipakai,” ucap ibu anak satu tersebut

Tak sampai disitu, Asma mengungkapkan beberapa waktu lalu, 18 orang dari tim komunikasi Presiden Joko Widodo bahkan mendatangi lokasi usahanya.

Kedatangan tim orang nomor satu di Indonesia itu, disebut untuk memantau perkembangan Makrifat Herbal. Mulai dari bisnis hingga produk yang dihasilkan.

 

“Tim Presiden bulan lalu mendatangi kami, semoga kedatangan mereka, bisa membuahkan hasil yang lebih baik kedepannya,” harapnya

 

Ucapan Terima Kasih Asma ke PT PKT

Menjadi mitra binaan PT PKT menjadi faktor utama berkembangnya Ma’rifat Herbal selama lima tahun terakhir. Perempuan berusia 47 tahun tersebut mengaku, selain bantuan materi dari PT PKT, pabrik Urea terbesar di Asia Tenggara tersebut juga memberi bantuan berupa non materi yang dianggap sangat bermanfaat.

Seperti mengikutkan anggota  Ma’rifat Herbal pelatihan di Bogor pada tahun 2018 lalu. Serta berbagai uji kompetensi. Diantaranya kompetensi massage di Puspita Marta, uji kompotensi meramu herbal level lV SKKNI di Depok, uji kompetensi metodologi level III SKKNI BNSP dan uji kompetensi kue kering.

“Bantu materi berupa bibit tanaman, pupuk serta lahan dari PT PKT memang sangat berguna bagi kami. Namun yang lebih penting, ilmu yang didapatkan dari berbagai pelatihan dan uji kompetensi. Tanpa itu, mungkin Ma’rifat Herbal tidak bisa sebesar sekarang,” tutupnya

Apresiasi Pemerintah Kota Bontang Terhadap CSR Perusahaan

Perkembangan Kota Bontang yang mendapat julukan Kota Industri tersebut tentu tidak lepas dari CSR perusahaan. Utamanya PT PKT.

Wali Kota Bontang Basri Rase mengungkapkan, perusahaan yang berdiri sejak tahun 1977, tersebut dianggap banyak memberi sumbangsi terhadap perkembangan Kota Bontang. Melalui program  peningkatan pembangunan serta pengembangan sumber daya manusia.

.

“Tentu saya apresiasi program CSR perusahaan ini. Utamanya ke PT PKT yang berperan penting terhadap pembangunan daerah serta  peningkatan taraf hidup masyarakat,” ujarnya

 

Basri pun berharap, kedepan program CSR bisa menyentuh lebih banyak kelompok masyarakat. Seperti seperti ibu rumat tangga pensiunan, serta lansia.

‘Semoga jangkauan CSR lebih luas luas lagi, utamanya yang ada di Bontang. Khususnya program CSR yang berkaitan dengan pengelolaan tanaman. Agar kelestarian lingkungan tetap terjaga ,” harapnya

Penulis : Safril 

Tags: BontangMa'rifat HerbalPT Pupuk Kaltim
Previous Post

Hindari Pro dan Kontra Masyarakat, Komisi III DPRD Bontang Minta Perumda Tirta Taman Buka Uji Lab Void Bekas Tambang PT Indominco

Next Post

APBD Perubahan Bontang Naik, Begini Penjelasan Dewan

Next Post
APBD Perubahan Bontang Naik, Begini Penjelasan Dewan

APBD Perubahan Bontang Naik, Begini Penjelasan Dewan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Pos-pos Terbaru

  • Ratusan Kader Posyandu Siap Jadi Garda Terdepan Tekan Stunting di Bontang
  • Dukung Kesetaraan Bagi Disabilitas, Pupuk Kaltim Dorong Penguatan Pendidikan Inklusi di Kota Bontang
  • Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Tertinggi di Bontang Terjadi di Loktuan
  • Ditengah Tekanan Fiskal, Pemkot Bontang Prioritaskan Anggaran Pendidikan hingga Rp400 Miliar
  • Sekolah Swasta Kekurangan Murid Terancam Tanpa Insentif, Wali Kota Bontang Cari Solusi

Komentar Terbaru

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Saber

    © 2021 kosakata.co

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • BERITA
      • NASIONAL
      • INTERNASIONAL
      • POLITIK
      • HUKUM & KRIMINAL
      • EKONOMI & BISNIS
    • OLAHRAGA
    • ADVERTORIAL
    • GAYA HIDUP
    • GRAFIS
    • VIDEO
    • RAGAM

    © 2021 kosakata.co

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist