BONTANG –Hingga saat ini pengadaan lahan pemakaman di Bontang Barat masih belum menemui kejelasan.
Hal itu dipertanyakan sekretaris Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang, Abdul Malik saat mengikuti rapat kerja bersama Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan), Senin (5/9/2022) siang.
Menurutnya, pemerintah kota seharusnya segera mengambil langkah sebagai upaya mengakomodasi aspirasi masyarakat.
Abdul Malik meminta langkah tegas pemerintah mengenai pengadaan lahan pemakaman di Bontang Barat tersebut.
“Pengadaan lahan pemakaman ini belum ada kejelasan, saya minta tolong pihak terkait segera merealisasikan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga mempertanyakan perihal upaya tindak lanjut pihak terkait mengenai sejumlah wilayah yang sebelumnya telah ditinjau.
Dikatakan Abdul Malik, kawasan Kampung Masdarling dan lahan di dekat pemakaman Kristen segera diperjelas sehingga upaya pengadaan lahan pemakaman dapat segera dilaksanakan.
“Beberapa waktu lalu Komisi III dan OPD sudah meninjau sejumlah tempat, saya rasa perlu untuk ditindaklanjuti,” katanya.
Merespon usulan tersebut, Kepala Dinas Perkimtan, Much Cholis Edy Prabowo mengatakan bahwa sejauh ini pihaknya masih membutuhkan opsi tambahan tempat.
Ia menuturkan bahwa dua tempat yang sebelumnya telah ditinjau dinilai tidak bisa dijadikan sebagai kawasan pemakaman.
Hal itu lantaran tidak adanya akses yang memadai di Kampung Masdarling dan permasalahan sengketa di sekitar pemakaman Kristen menjadi kendala utama bagi pihak terkait dalam mengupayakan pengadaan lahan pemakaman di Bontang Barat.

