KOSAKATA.CO—Menjelang akhir tahun, DPRD Kaltim melihat, penyerapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) belum maksimal.
Untuk itu, DPRD Kaltim mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kaltim benar-benar bisa memaksimalkannya.
Menurut Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun, hampir semua OPD sudah memenuhi persyaratan perencanaan, dan sekarang sudah masuk dalam tahap on progres.
“Untuk OPD sudah mulai berproses. Kami harap semua perencanaan bisa dilaksanakan dan anggaran yang tersedia bisa terserap semua,” imbuh Samsun, Jumat (24/11/2023)
Walau rata-rata sudah dalam proses, namun masih ada OPD yang masih stagnan dalam proses penyerapan anggaran. Salah satu yang memang menjadi sorotan adalah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kaltim. Samsun menyebut, OPD tersebut sedang melengkapi administrasi untuk perencanaan kegiatan.
“Ya mereka (Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah) sedang proses pelengkapan administrasinya supaya bisa melaksanakan kegiatan mereka,” ungkap Samsun.
Lanjut samasun, menindaklanjuti pemberitahuan KPK agar dalam proses perencanaan dan penganggaran APBD, setiap OPD memperhatikan Surat Edaran (SE) Ketua KPK Nomor 8 tahun 2021 tentang pencegahan korupsi.
“Kami ingin membahas terkait perencanaan, pelaksanaan, potensi masalahnya dimana untuk menyikapi arahan dari KPK. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir sesuatu yang tidak diinginkan,” tutup Samsun. (Advetorial)

