BONTANG – Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang menggelar rapat pembahasan laporan Tim Kajian Naskah Akademik Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Kota (RIPPARKOT) Bontang tahun 2027–2045.
Rapat berlangsung di Ruang Rapat Dispopar Bontang pada Kamis (13/11/2025) dan dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pariwisata, M. Ihsan.
Dalam kegiatan tersebut, Dispopar Bontang menggandeng Politeknik Negeri Samarinda sebagai mitra akademik, serta menghadirkan dua akademisi di bidang pariwisata, yakni I Wayan Lanang Nala dan M. Noor Fauzan. Turut hadir pula perwakilan dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, para pemangku wilayah, serta kelompok masyarakat sadar wisata (Pokdarwis).
Kabid Pariwisata M. Ihsan menjelaskan, pertemuan ini menjadi wadah untuk mendengar tanggapan, saran, serta masukan dari berbagai pihak yang terlibat langsung dalam pengembangan sektor pariwisata di Kota Bontang.
“Harapannya, diskusi ini dapat memperkaya isi dari laporan Naskah Akademik Raperda RIPPARKOT Bontang 2027–2045 sehingga dokumen ini benar-benar mencerminkan kebutuhan dan potensi daerah,” ujar Ihsan.
Ia menambahkan, penyusunan Rencana Induk Pembangunan Pariwisata menjadi langkah strategis bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi lokal.
“Pariwisata yang berkembang dengan baik akan berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat dan kesehatan fiskal daerah. Ini merupakan instrumen penting dalam menggerakkan roda perekonomian Bontang ke depan,” tambahnya.
Melalui penyusunan rencana induk tersebut, diharapkan arah pembangunan pariwisata Bontang hingga tahun 2045 dapat berjalan lebih terarah, berkelanjutan, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan daerah.

