No Result
View All Result
  • Login
kosakata.co
Advertisement
  • HOME
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • POLITIK
    • HUKUM & KRIMINAL
    • EKONOMI & BISNIS
  • OLAHRAGA
  • ADVERTORIAL
  • GAYA HIDUP
  • GRAFIS
  • VIDEO
  • RAGAM
No Result
View All Result
  • Login
kosakata.co
No Result
View All Result

Srikandi Belum Optimal, Pemkot Bontang Dorong ASN Tinggalkan Pola Kerja Manual

Ahmad Ahmad by Ahmad Ahmad
Mei 19, 2026
in ADVERTORIAL, BERITA, Bontang
0
Srikandi Belum Optimal, Pemkot Bontang Dorong ASN Tinggalkan Pola Kerja Manual
2.7k
SHARES
3.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang mendorong percepatan pemanfaatan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) yang dinilai belum dimaksimalkan oleh aparatur sipil negara (ASN), khususnya dalam pengelolaan arsip digital.

 

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menegaskan bahwa kendala utama dalam transformasi digital bukan terletak pada teknologi, melainkan pola pikir dan kebiasaan kerja birokrasi yang masih bertumpu pada sistem manual.

 

Ia menyampaikan hal tersebut saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Optimalisasi Aplikasi Srikandi yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) di Hotel Grand Mutiara, Selasa (19/5/2026).

 

Menurutnya, meskipun aplikasi Srikandi telah mulai diterapkan sejak 2025, penggunaannya masih terbatas pada fungsi dasar, seperti surat-menyurat. Padahal, sistem tersebut dirancang untuk mendukung pengelolaan arsip secara terintegrasi dan efisien.

 

“Masih ada yang bertahan dengan cara lama. Padahal sistem ini sudah disiapkan untuk mempercepat kerja dan memangkas birokrasi. Tinggal bagaimana kita mau berubah atau tidak,” ujarnya.

 

Agus Haris menilai, optimalisasi Srikandi menjadi langkah penting untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Ia pun meminta seluruh perangkat daerah, mulai dari kelurahan hingga OPD, untuk serius beradaptasi dengan sistem digital.

 

Ia juga menekankan bahwa pengelolaan arsip bukan sekadar administrasi, melainkan bagian penting dalam mendukung pengambilan kebijakan. Karena itu, ketertiban dan integrasi data menjadi keharusan di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat.

 

“Kalau data tidak tertib, kebijakan juga bisa keliru. Maka arsip harus dikelola dengan baik dan terintegrasi,” tegasnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang, Retno Febriaryanti, menyebut kegiatan sosialisasi ini difokuskan untuk meningkatkan kapasitas operator Srikandi, khususnya di tingkat kelurahan dan sekolah.

 

Ia menjelaskan, sebanyak 104 peserta yang terdiri dari pengelola arsip dan admin Srikandi mengikuti kegiatan tersebut. Selain mendapatkan materi dari narasumber Arsip Nasional Republik Indonesia, peserta juga dibekali praktik langsung penggunaan aplikasi.

 

Dengan optimalisasi tersebut, diharapkan seluruh perangkat daerah di Bontang dapat beralih sepenuhnya ke sistem digital, sehingga proses administrasi menjadi lebih efisien dan pelayanan publik semakin responsif.

 

“Selama ini memang baru digunakan untuk surat-menyurat. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong pemanfaatan yang lebih menyeluruh, termasuk pengelolaan arsip elektronik sesuai standar,” jelasnya.

Previous Post

SPT Resmi Diterima, Satpol PP Bontang Perkuat Razia Disiplin ASN

Next Post

Peringati Harkitnas, Wali Kota Bontang Soroti Kedaulatan Digital dan Perlindungan Generasi Muda

Next Post
Peringati Harkitnas, Wali Kota Bontang Soroti Kedaulatan Digital dan Perlindungan Generasi Muda

Peringati Harkitnas, Wali Kota Bontang Soroti Kedaulatan Digital dan Perlindungan Generasi Muda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Pos-pos Terbaru

  • Ratusan Kader Posyandu Siap Jadi Garda Terdepan Tekan Stunting di Bontang
  • Dukung Kesetaraan Bagi Disabilitas, Pupuk Kaltim Dorong Penguatan Pendidikan Inklusi di Kota Bontang
  • Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Tertinggi di Bontang Terjadi di Loktuan
  • Ditengah Tekanan Fiskal, Pemkot Bontang Prioritaskan Anggaran Pendidikan hingga Rp400 Miliar
  • Sekolah Swasta Kekurangan Murid Terancam Tanpa Insentif, Wali Kota Bontang Cari Solusi

Komentar Terbaru

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Saber

    © 2021 kosakata.co

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • BERITA
      • NASIONAL
      • INTERNASIONAL
      • POLITIK
      • HUKUM & KRIMINAL
      • EKONOMI & BISNIS
    • OLAHRAGA
    • ADVERTORIAL
    • GAYA HIDUP
    • GRAFIS
    • VIDEO
    • RAGAM

    © 2021 kosakata.co

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist