BONTANG – Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Rustam, menyatakan dukungannya terhadap pengembangan destinasi wisata baru yang tengah dilakukan masyarakat. Namun, ia menegaskan seluruh proses pembangunan harus tetap mengutamakan pelestarian lingkungan, khususnya kawasan mangrove yang memiliki fungsi ekologis penting.
Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata memang dapat menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, keuntungan tersebut tidak boleh diperoleh dengan mengorbankan ekosistem yang menjadi aset utama kawasan wisata.
Rustam mengatakan, kawasan mangrove memiliki peran besar dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir. Karena itu, setiap pembangunan fasilitas wisata harus memperhatikan daya dukung lingkungan agar tidak merusak habitat alami yang ada.
Ia menilai konsep ekowisata menjadi pilihan yang paling tepat diterapkan di kawasan tersebut. Dengan pendekatan tersebut, wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga diajak memahami pentingnya menjaga kelestarian mangrove.
“Tempat wisata yang dibangun jangan hanya sekadar asal bikin. Yang paling penting adalah konsepnya matang dan tidak merusak alam,” katanya, Kamis (16/7/2026).
Rustam menambahkan, pembangunan yang memperhatikan aspek lingkungan justru akan memberikan manfaat jangka panjang. Destinasi wisata akan tetap terjaga keasriannya sehingga dapat terus dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah.
Selain itu, ia berharap pemerintah daerah dapat melakukan pengawasan terhadap setiap rencana pembangunan wisata agar tetap sesuai dengan ketentuan lingkungan hidup. Keterlibatan masyarakat juga dinilai penting dalam menjaga kawasan tersebut.
Menurutnya, apabila ekosistem mangrove tetap terpelihara, maka kawasan itu tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga berfungsi sebagai pusat edukasi lingkungan bagi pelajar maupun wisatawan.
“Kami berharap pengembangan wisata di Bontang dapat menjadi contoh bahwa pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan apabila dirancang dengan perencanaan yang baik,” tutupnya. (Rae)

