No Result
View All Result
  • Login
kosakata.co
Advertisement
  • HOME
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • POLITIK
    • HUKUM & KRIMINAL
    • EKONOMI & BISNIS
  • OLAHRAGA
  • ADVERTORIAL
  • GAYA HIDUP
  • GRAFIS
  • VIDEO
  • RAGAM
No Result
View All Result
  • Login
kosakata.co
No Result
View All Result

Komisi Gabungan DPRD Bontang Gelar Rdp Bahas Kejelasan Mekanisme Penanganan Medis RSIB

Ahmad Ahmad by Ahmad Ahmad
September 26, 2022
in ADVERTORIAL, BERITA
0
Komisi Gabungan DPRD  Bontang Gelar Rdp Bahas Kejelasan Mekanisme Penanganan Medis RSIB

Anggota Komisi I DPRD Bontang, Abdul Haris

43
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KOSAKATA.CO-Komisi gabungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) menyusul adanya asumsi masyarakat mengenai tindakan medis yang dilakukan pihak Rumah Sakit (RS) Yabis, Senin (26/9/2022).

Rapat tersebut menghadirkan Direktur RS Yabis, Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia Kota Bontang, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bontang, Manajemen RSUD Taman Husada Bontang, dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang.

Dikatakan Anggota Komisi I DPRD Bontang, Abdul Haris, ada kasus yang mencuat di media sosial terkait adanya pasien yang meninggal dan sengaja dicovidkan oleh pihak RS Yabis.

Ia mengatakan, pihak keluarga pasien merasa keberatan lantaran pihak RS Yabis tidak merincikan riwayat penyakit (Komorbit) pasien sehingga pihaknya merasa perlu mempertanyakan hal ini.

Melihat hal itu, Ia meminta pihak yang bersangkutan segera memberi kejelasan kronologi sehingga tidak menimbulkan perdebatan yang tidak berdasar di tengah masyarakat.

“Tolong diluruskan apa yang sebenarnya terjadi, kami ingin tahu dengan rinci perihal mekanisme penanganan medis yang diberikan pihak RS terhadap pasien yang dinyatakan meninggal kemarin,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Direktur Utama RS Yabis, Hari Prasetyo mengatakan bahwa pihaknya telah mengikuti prosedur penanganan medis pada umumnya.

Ia merasa tidak ada yang ditutup-tutupi dalam kasus kematian salah seorang pasien yang sempat dirawat di RS Yabis.

Dikatakan Hari, sebelumnya pada Selasa (13/9) pukul 09.40 WITA pasien datang dengan membawa keluhan sakit batuk dan pilek yang dideritanya selama lima hari terakhir.

“Katanya tidak sembuh-sembuh, jadi kami lakukan pengecekan awal. Setelah itu kita dapati yang bersangkutan ternyata memiliki riwayat asma,” terangnya.

Ia juga melakukan pemeriksaan dan hasilnya menunjukan saturasi yang dimiliki pasien berada di bawah angka normal yakni 82 persen sehingga dirasa perlu untuk dilakukan penanganan yang lebih serius.

Pihak RS lalu membawa pasien ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk dilakukan penanganan intensif termasuk test Covid.

“Kami periksa dan ternyata saturasinya menurun 72 persen dan ada indikasi Covid setelah dilakukan tes,” bebernya.

Melihat hal itu, pihak RS lantas menginisiasi agar pasien segera dibawa ke ruang ICU namun sayangnya saat itu ruangan sedang penuh sehingga pihak RS mesti menmgupayakan pasien segera dibawa ke ICU RSUD, lagi-lagi hasilnya pun sama.

“Pasien ini semakin terpuruk, terakhir dicek saturasinya sisa 31 persen, ini angka yang cukup rendah ya dari normalnya 92-100 persen. Kami sementara mengupayakan RS PKT untuk merujuk pasien ini,” ujarnya.

Sementara menunggu konfirmasi RS PKT, pasien lantas dinyatakan meninggal usai detak nadinya tidak terasa lagi pada pukul 13.10 WITA.

“Kami sudah berupaya, tapi takdir berkata lain, sebelum meninggal pasien sempat kejang pada sekitar pukul 12.55 WITA. Jenazah pasien dikebumikan pada pukul 16.00 WITA,” terangnya.

Pasca kejadian itu, Hari merasa keluarga pasien menerima sehingga ia menilai tindakan medis yang dilakukan sesuai prosedur pada umumnya.

 

Tags: DPRD Bontang
Previous Post

Warga Kanaan Minta Pembangunan Gedung Posyandu , Abdul Malik: Akan Kami Upayakan

Next Post

Pemkot Salurkan BLT, Legislator Bontang Minta Update Data Penerima Bantuan.

Next Post
Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Masa Pandemi, Anggota DPRD Bontang Dorong Percepatan Vaksinasi Murid

Pemkot Salurkan BLT, Legislator Bontang Minta Update Data Penerima Bantuan.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Pos-pos Terbaru

  • Ratusan Kader Posyandu Siap Jadi Garda Terdepan Tekan Stunting di Bontang
  • Dukung Kesetaraan Bagi Disabilitas, Pupuk Kaltim Dorong Penguatan Pendidikan Inklusi di Kota Bontang
  • Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Tertinggi di Bontang Terjadi di Loktuan
  • Ditengah Tekanan Fiskal, Pemkot Bontang Prioritaskan Anggaran Pendidikan hingga Rp400 Miliar
  • Sekolah Swasta Kekurangan Murid Terancam Tanpa Insentif, Wali Kota Bontang Cari Solusi

Komentar Terbaru

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Saber

    © 2021 kosakata.co

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • BERITA
      • NASIONAL
      • INTERNASIONAL
      • POLITIK
      • HUKUM & KRIMINAL
      • EKONOMI & BISNIS
    • OLAHRAGA
    • ADVERTORIAL
    • GAYA HIDUP
    • GRAFIS
    • VIDEO
    • RAGAM

    © 2021 kosakata.co

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist