Bontang – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang kembali membuka layanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) selama empat hari dalam rangkaian Festival UMKM Berbenah 2025 yang berlangsung di halaman Gedung MTQ Lang-lang, 7–10 September.
Kepala Disdukcapil Kota Bontang, Budiman, melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data, Muhammad Thamrin, mengungkapkan, layanan tersebut dimanfaatkan ratusan warga yang hadir di lokasi festival.
Tercatat, selama kegiatan berlangsung dilakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebanyak 57 orang, pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) 37 orang, serta perekaman KTP elektronik 12 orang.
Menurut Thamrin, kehadiran stan pelayanan Disdukcapil di arena festival menjadi bentuk komitmen untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Warga yang datang tidak hanya menikmati festival, tetapi juga bisa langsung mengurus kebutuhan adminduk tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil.
Ia menambahkan, pelaksanaan layanan di festival juga melibatkan dukungan penuh dari tim kecamatan. Kolaborasi ini mempermudah koordinasi serta mempercepat proses pelayanan di lapangan, sehingga warga bisa lebih nyaman saat mengurus dokumen.
“Momentum ini kami manfaatkan agar masyarakat semakin sadar pentingnya dokumen kependudukan, sekaligus mempercepat capaian target pelayanan,” jelasnya, Kamis (11/9/2025).

Thamrin juga menyampaikan terima kasih kepada panitia pelaksana, khususnya Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUMPP) Kota Bontang, yang telah menyediakan ruang bagi Disdukcapil untuk membuka stan pelayanan. Menurutnya, dukungan tersebut menunjukkan sinergi lintas instansi dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik.
Masyarakat pun menyambut baik langkah ini. Banyak pengunjung merasa terbantu karena bisa mengurus dokumen sambil menikmati suasana festival. Kehadiran Disdukcapil di lokasi kegiatan diharapkan menjadi contoh bahwa pelayanan publik bisa hadir lebih dekat, cepat, dan ramah di tengah masyarakat. (Re)


