Kosakata.co, Bontang – Progres pembangunan Pelataran Bontang Kuala kini memasuki tahap akhir. Kepala Bidang Pariwisata Dispopar-Ekraf Bontang, Muhammad Ihsan, memastikan bahwa pekerjaan fisik telah mencapai lebih dari 80 persen dan ditargetkan tuntas 100 persen dalam dua minggu ke depan.
“Laporan terakhir sudah sekitar 85 sampai 90 persen. Target kita di bulan Desember ini selesai seluruhnya,” ujarnya, Senin (24/11/2025).
Pelataran tersebut direncanakan langsung digunakan untuk agenda besar pertama, yakni Pesta Laut Punggawa Bontang Kuala yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Desember. Ihsan menyebut momentum itu sekaligus menjadi momen syukuran setelah rampungnya pembangunan pelataran.
“Agenda pertama pemakaian pelataran adalah Pesta Laut. Jadi ini sekaligus momentum syukuran pertama sebelum kita resmikan secara formal,” jelasnya.
Selain fungsi budaya, pelataran baru ini diproyeksikan akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui potensi kunjungan wisata. Sejumlah sektor akan ikut bergerak, mulai dari kuliner, penginapan, hingga wisata bahari.
“Kunjungan ke pelataran akan berpengaruh pada banyak sektor. Wisatawan yang datang pasti makan, menginap, atau berbelanja. Dampaknya langsung ke masyarakat,” kata Ihsan.
Terkait potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Ihsan mengatakan masih dilakukan penghitungan lebih detail. Beberapa potensi yang disiapkan antara lain parkir, kegiatan wisata, serta pemanfaatan fasilitas seperti pujasera.
“Kita masih diskusikan konsep pengelolaan pujasera. Prinsipnya sewa, tapi tetap memperhatikan kemampuan masyarakat serta keberlanjutan pemeliharaan pelataran,” ujarnya.
Menurut Ihsan, kawasan Bontang Kuala memiliki kekuatan budaya, sosial, dan keindahan alam yang mampu menjadi daya tarik wisatawan nasional hingga mancanegara. Ia optimistis pelataran baru ini akan memperkuat citra Bontang sebagai kota pesisir yang menarik.
“Ada istilah, orang belum ke Bontang kalau belum ke Bontang Kuala. Semoga pelataran ini menjadi magnet baru wisata kota kita,” pungkasnya. (Ra)

