BONTANG — Ribuan masyarakat memadati Lapangan Bessai Berinta pada malam penutupan Bontang Ekraf Festival, Minggu (30/11/2025). Acara yang digagas Bidang Ekonomi kreatif Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang ini mengusung tema “Ajang Kreasi dan Edukasi Ekonomi Kreatif.”
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, panitia menghadirkan pelawak senior Daus Separo yang sukses menghibur warga Bontang. Penampilan Daus dilengkapi suguhan musik dari band lokal Resnos serta New Bontang Power, yang membuat suasana malam semakin semarak.
Tak hanya itu, atraksi Bantengan turut memeriahkan festival dan menarik perhatian pengunjung. Turut hadir Kabid Ekonomi Kreatif Dispopar, Dody, serta Kabid Kepemudaan Dispopar, Idham, yang memantau langsung pelaksanaan kegiatan.
Dody mengatakan bahwa animo masyarakat dan pelaku ekonomi kreatif sangat tinggi pada gelaran perdana ini. Ia menyebut festival berjalan sukses meski sempat terkendala faktor cuaca.
“Yang jelas tujuan kami tidak hanya menyuguhkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan edukasi kepada generasi muda, pelajar, mahasiswa, pengusaha ekraf, dan seniman,” ujarnya saat di sambangi awak media.
Ia menegaskan bahwa BEF tidak hanya berfokus pada hiburan, melainkan juga pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor ekonomi kreatif.
“Pengembangan ekonomi kreatif bertumpu pada edukasi. Karena itu, kami tetap menghadirkan sisi pembelajaran dan peningkatan SDM dalam kegiatan ini,” tambahnya.
Menurutnya, membangun ekosistem ekonomi kreatif membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.
“Kerja sama antara pemerintah, pengusaha ekraf, akademisi, media, dan komunitas sangat diperlukan demi kemajuan ekonomi kreatif di Kota Bontang,” katanya.
Dody berharap Bontang Ekraf Festival dapat terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.
“Bidang ini kan baru terbentuk tahun kemarin. Harapan kami, festival perdana ini bisa menjadi agenda tahunan,” tutupnya.

