Bontang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang menggelar debat publik kedua untuk pasangan calon (paslon) Pilkada Bontang 2024, yang berlangsung pada Rabu, 20 November 2024, pukul 15.00 WITA di Ballroom Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Kalimantan Timur. Acara ini merupakan salah satu metode kampanye yang difasilitasi KPU sesuai dengan ketentuan dalam UU No 10/2016 Pasal 68 dan PKPU No 13/2024.
Ketua KPU Bontang, Muzzarobby Renfly, dalam sambutannya menjelaskan bahwa debat publik ini bertujuan sebagai ajang beradu gagasan, program, dan argumentasi antar paslon. Dengan tema “Pembangunan Menuju Kawasan Industri Ideal dalam Mewujudkan Bontang Sentosa 2045”, debat ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang visi, misi, serta program yang diusung oleh masing-masing paslon dalam mewujudkan kota Bontang yang lebih maju dan sejahtera.
“Acara debat kedua ini tidak jauh berbeda dengan debat sebelumnya, hanya ada perubahan tema yang dibuat KPU Bontang bersama tim perumus. Tema ini dipilih karena relevansinya dengan kondisi masyarakat Bontang,” ujar Muzzarobby Renfly.
Lebih lanjut, Ketua KPU Bontang tersebut menegaskan bahwa pelaksanaan debat ini merupakan bagian dari mekanisme kampanye yang difasilitasi KPU, yang bertujuan untuk memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih jauh program dan visi dari masing-masing calon pemimpin Kota Bontang.
Dalam kesempatan yang sama, Muzzarobby berharap agar acara debat ini berjalan dengan lancar, aman, dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Bontang. “Kami berharap kegiatan debat kedua ini berjalan aman dan lancar,” tambahnya.
Acara debat publik ini diikuti oleh empat paslon yang tengah bersaing untuk memimpin Kota Bontang dalam Pilkada 2024. Keempat paslon tersebut adalah Paslon Nomor Urut 01 Basri Rase dan Chusnul Dhinin, Paslon Nomor Urut 02 Sutomo Jabir dan Nasrullah, Paslon Nomor Urut 03 Najirah dan Aswar, serta Paslon Nomor Urut 04 Neni Moerniaeni dan Agus Haris.
Debat ini merupakan bagian dari upaya transparansi dan edukasi bagi warga Bontang untuk memilih calon pemimpin yang sesuai dengan harapan dan kebutuhan pembangunan kota ke depannya. KPU Bontang berharap agar debat publik ini bisa memberikan wawasan lebih luas bagi pemilih dalam menentukan pilihan yang tepat pada Pilkada Bontang 2024.

