BONTANG – Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang terus berupaya memperkuat sektor pariwisata melalui kolaborasi dengan perusahaan swasta.
Kepala Bidang Pariwisata Dispopar Bontang, Muhammad Ihsan, mengatakan sejumlah perusahaan besar seperti PKT dan PT Badak LNG telah terlibat dalam mendukung pembangunan destinasi wisata melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
“PKT punya program yang bisa kita kolaborasikan. Seperti di Malahing, PKT banyak membantu dalam pemenuhan sarana dan prasarana,” ungkap Ihsan, Selasa (4/11/2025).
Selain PKT, PT Badak LNG juga turut berperan aktif. “Di Tihi-Tihi, PT Badak membantu kita melakukan pemenuhan fasilitas melalui program CSR mereka,” tambahnya.
Tak hanya menggandeng perusahaan industri, Dispopar juga mulai menjajaki kerja sama dengan sektor perbankan dan PLN. Ihsan menyebut, Bontang Kuala menjadi salah satu kawasan yang tengah dikembangkan melalui kolaborasi lintas sektor.
“Sekarang Bontang Kuala menjajaki kerja sama dengan perbankan dan PLN. Bentuk kerja sama yang dimaksud bisa dalam penyediaan sarana dan prasarana. PLN kemarin mungkin menyediakan fasilitas listrik, bahkan bisa juga fasilitas WiFi,” jelasnya.
Ihsan juga mengungkapkan saat ini pihaknya juga tengah berkomunikasi dengan Bank Kaltimtara untuk melihat peluang bantuan yang bisa diberikan dalam pengembangan pariwisata.
“Mereka masih dalam tahap memilah mana yang bisa mereka bantu. Kita memang berupaya melibatkan sektor swasta dalam pembangunan ini karena tidak bisa sepenuhnya bergantung pada APBD yang terbatas,” tuturnya.

