Kosakata, Bontang – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang menghadirkan inovasi layanan baru bernama Belasungkawa, (Berkunjung langsung Ke Rumah Warga) yakni layanan ucapan duka cita kepada keluarga almarhum, sekaligus membantu pengurusan penerbitan dokumen akta kematian langsung di rumah keluarga yang ditinggalkan dengan mengumpulkan data data sebagai persyaratannya. Inovasi ini menjadi terobosan baru untuk memudahkan warga yang sedang berduka yang belum sempat datang mengurus dokumennya ke kantor Disdukcapil.
Kepala Disdukcapil Kota Bontang, Budiman, melalui Kepala Bidang PIAK dan Pemanfaatan Data, Muhammad Thamrin menjelaskan bahwa inovasi Belasungkawa ini lahir dari empati untuk membantu warga dan upaya pemerintah untuk menghadirkan layanan yang lebih manusiawi serta mempercepat proses validitas data kependudukan.
“Ketika keluarga sedang berduka, tentu tidak mudah bagi mereka untuk mempersiapkan berbagai berkas berkas persyaratan. Lewat program Belasungkawa inilah, kami datang langsung ke rumah almarhum menyampaikan ucapan duka cita dan sekaligus membantu proses penerbitan akta kematian,” terangnya, Sabtu (8/11/2025).

Data awal warga yang meninggal dunia ini diperoleh dari Dinas Perkim yang bertanggungjawab mengelola layanan pemakaman di wilayah Kota Bontang. Dari data yang diberikan setiap bulannya Disdukcapil kemudian melakukan pengecekan melalui Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). Bila teridentifikasi ada keluarga yang belum mengurus akta kematian, tim Belasungkawa segera menindaklanjuti.
“Setelah data masuk, kami berkoordinasi dengan teman -teman kelurahan dan ketua RT setempat. Tim kami turun langsung untuk mendatangi keluarga almarhum. Dengan cara ini, pelayanan menjadi lebih cepat dan keluarga tidak terbebani urusan administrasi di masa duka,” lanjutnya.
Dalam kunjungan tersebut, tim Disdukcapil akan mengumpulkan kelengkapan data seperti dokumen kependudukan almarhum maupun ahli waris.surat keterangn kematian. Jika seluruh data telah lengkap, penerbitan akta kematian dapat diselesaikan dalam waktu satu hari sesuai standar pelayanan yang berlaku.Setelah dokumen terbit Disdukcapil akan kembali mengantarkan akta kematian tersebut langsung ke rumah ahli waris.
“Kami pastikan layanan ini selesai dalam satu hari dan dokumennya kami serahkan langsung kepada keluarga,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa program Belasungkawa ini melibatkan kerja sama dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan, kelurahan, dan ketua RT.
Dengan hadirnya inovasi Belasungkawa, Disdukcapil Bontang berharap masyarakat mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan yang lebih mudah, cepat, dan berempati.
“Kami ingin pemerintah hadir tidak hanya dalam hal layanan formal, tetapi juga hadir dalam momen yang penuh rasa kehilangan sebagai bentuk dukungan moral kepada masyarakat, Disdukcapil berusaha memberikan layanan adminduk sampai ke pintu-pintu rumah warga” tutupnya. (Ra)

